Self Acceptance Part 2
"Eh, ayam yang kemarin dikirim ke T katanya udah habis." ucap saya ke suami dalam perjalanan membeli Aqua ke Indomaret. "Hah sebanyak itu sudah habis?" "Iya. Katanya ayam ungkepnya enak. Anak-anak dan Ibu suka, dan T minta resepnya" ungkap saya dengan ceria karena saya senang masakan saya dipuji enak. Saat sudah masuk lift sambil semi bercanda saya bilang "Apa aku jualan ayam ungkep aja ya? Hehehe" Suami mengernyitkan dahi sambil berkata "Itu tuh "hobi-hobi" kamu itu. Dulu pas di Bandung bilangnya mau berkebun, padahal aku sudah mau pelur saja halaman depan. Trus berkebun gak jalan dan akhirnya dipelur juga tuh halaman depan" Sambil tertawa-tawa saya menimpali "Iya iyaaa aku mengakui kok kalau aku gak punya hobi. Aku sudah menerima kalau aku gak punya hobi. Tapi aku belum bisa menerima masalah sosial pertemanan dan komunitas". Seperti cerita saya sebelumnya, berkali-kali diskusi dengan suami, kesimpulan kenapa saya ...