Obstacles in pursuing my dream...
Sebagai seorang lulusan apoteker dari sekolah farmasi berbasis pharmaceutical science and technology , ketika lulus saya tidak pernah sama sekali berpikir untuk bekerja di apotek. Alasannya? Karena gajinya kecil. Sedari muda, saya adalah orang yang realistis. Memiliki apotek (sebagai PSA) mungkin iya, tapi tidak dalam waktu dekat setelah lulus. Setiap orang memiliki prioritas yang berbeda-beda. Untuk saya yang waktu itu baru lulus, prioritasnya adalah mencari pekerjaan dengan gaji lumayan dan jenjang karir yang oke. Oleh karena itu, saya selalu fokus mencari kerja ke industri farmasi terutama di Jakarta. Menurut saya (waktu itu), industry is the only way to do this . Maklum, masih freshgrad dan tidak tau apa-apa tentang seluk beluk dunia kerja. No offense , bukan berarti menjadi apoteker di apotek itu gajinya kecil dan karirnya tidak oke, itu relatif. Pembimbing saya saat kerja praktek di industri mengatakan saya mempunyai analytical thinking dan problem solving y...